Satgas Yonif 711/Raksatama Optimalkan Ketahanan Pangan di Kampung Bomomani

    Satgas Yonif 711/Raksatama Optimalkan Ketahanan Pangan di Kampung Bomomani

    Dogiyai, - Satgas Yonif 711/Raksatama terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan ketahanan pangan di Kampung Bomomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai melalui berbagai kegiatan pendampingan dan pembinaan kepada warga.

     

    Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Yonif 711/Raksatama bersama masyarakat setempat melaksanakan pengolahan lahan pertanian, penanaman tanaman pangan, serta perawatan kebun warga.

     

    Upaya itu dilakukan bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

     

    Danpos Mapia, Letda Inf Apriyono, mengatakan jika program ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI di daerah penugasan.

     

    “Melalui kebersamaan dan kerjasama dengan masyarakat, diharapkan hasil pertanian dapat meningkat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Kampung Bomomani, ” ujarnya. Rabu (21/01/2026).

     

    Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Satgas Yonif 711/Raksatama. Kehadiran personel Satgas dinilai sangat membantu, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga. (*)

     

    Riansyah

    Riansyah

    Artikel Sebelumnya

    Jaga Stabilitas Perekonomian di Dogiyai,...

    Artikel Berikutnya

    Wujudkan Distrik Kamuu yang Kondusif, Satgas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Panglima TNI Pimpin Rapim TNI 2026 di Mabes TNI Cilangkap
    Pemprov Sulsel Kaji Satuan Kerja untuk Fasilitasi Aspirasi Publik
    Pastikan Kesiapan Alat Komunikasi, Kodim 1710/Mimika Ikuti Vicon dengan Komlekdam XVII/Cenderawasih
    Wujudkan Distrik Kamuu yang Kondusif, Satgas Yonif 711/Raksatama Rangkul Elemen Masyarakat
    FGD PERADI-SMSI: Membedah KUHAP Baru yang Dikhawatirkan Melanggar HAM

    Ikuti Kami