Jaga Stabilitas Perekonomian di Dogiyai, Satgas Yonif 711/Raksatama Belanja Hasil Bumi Warga

    Jaga Stabilitas Perekonomian di Dogiyai, Satgas Yonif 711/Raksatama Belanja Hasil Bumi Warga

    Dogiyai, - Dalam rangka menjaga stabilitas perekonomian masyarakat, Satgas Yonif 711/Raksatama berbelanja hasil bumi milik warga di Pasar Tradisional Kampung Ekemanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, pada Selasa (20/01/2026).

     

    Upaya tersebut dilakukan oleh personel Satgas Yonif 711/Raksatama dengan membeli berbagai hasil pertanian lokal seperti sayur-mayur, umbi-umbian, dan hasil kebun lainnya yang dijual oleh masyarakat setempat.

     

    Langkah itu merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap perekonomian warga, khususnya para petani dan pedagang kecil di wilayah penugasan.

     

    Danpos Moanemani Baru, Letda Inf Yusriadi, mengatakan jika langkah itu bertujuan untuk membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dan warga.

     

    “Dengan berbelanja langsung di pasar tradisional, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjaga kestabilan ekonomi lokal, ” ujarnya.

     

    Selain berbelanja, personel Satgas juga berinteraksi dan berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi perekonomian serta kendala yang dihadapi masyarakat.

     

    Suasana pasar pun tampak ramai dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan antara prajurit TNI dan warga Kampung Ekemanida.

     

    Masyarakat menyambut baik kehadiran Satgas Yonif 711/Raksatama di pasar tradisional tersebut. Para pedagang mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan, karena kegiatan ini dinilai sangat membantu meningkatkan penjualan hasil bumi mereka. (*)

    Riansyah

    Riansyah

    Artikel Sebelumnya

    Dongkrak Semangat Belajar di Dogiyai, Satgas...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 711/Raksatama Optimalkan Ketahanan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi

    Ikuti Kami