Satgas Yonif 711/Raksatama Perbaiki Bangunan Gereja di Distrik Mapia

    Satgas Yonif 711/Raksatama Perbaiki Bangunan Gereja di Distrik Mapia

    Dogiyai, - Personel Satgas dari Yonif 711/Raksatama, menggelar kegiatan karya bakti dengan membantu memperbaiki bangunan Gereja Agepe yang berada di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Selasa (10/03/2026).

     

    Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap fasilitas ibadah masyarakat di wilayah penugasan.

     

    Perbaikan yang dilakukan meliputi pembenahan bagian atap, dinding, serta pembersihan area sekitar gereja yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat faktor cuaca dan usia bangunan.

     

    Personel Satgas bersama warga setempat bergotong royong agar bangunan gereja dapat kembali digunakan dengan lebih aman dan nyaman oleh jemaat.

     

    Perwira Satgas Yonif 711/Raksatama, Kapten Inf Sudarmin, mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah penugasan.

     

    Selain menjalankan tugas pengamanan wilayah, Satgas juga berkomitmen untuk terus hadir membantu kebutuhan sosial masyarakat, termasuk dalam perbaikan sarana ibadah.

     

    “Melalui kegiatan karya bakti ini kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Gereja merupakan tempat penting bagi masyarakat untuk beribadah dan berkumpul, ” ujarnya.

     

    “Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan aktivitas ibadah jemaat di Distrik Mapia dapat berlangsung dengan lebih nyaman serta semakin memperkuat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah, ” imbuhnya. (*)

    Riansyah

    Riansyah

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 711/Raksatama Bersih-Bersih...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami